You are here >Home arrow Komunitas
Wed 08 Sep 2010
Komunitas Jalan Asik

Jumpa Jalanasikers di Senci

Ditulis oleh Leo Lintang   
Jumat, 26 Juni 2009

info jalanasikHari minggu tanggal 21 Juni 2009, Jalanasikers akhirnya berhasil mengadakan hangout bareng di Food Court Senci Jakarta.

Yang bisa hadir waktu itu antara lain: Pandu , IbenApri , Frits , Leo , Andre , Adong, Octa, Harry.

Kita berencana untuk mengembangkan komunitas Jalanasik untuk meningkatkan  tali silaturahmi penggemar Jalan dan Makan-Makan.

Kami berharap komunitas kita tercinta ini akan menjadi lebih besar dan lebih baik dari sekarang

 

Tata Cara Menentukan Proses Pentahapan Perencanaan Pembangunan Pantai dan Pulau Wisata

Ditulis oleh Leo Lintang   
Rabu, 19 November 2008

prambut.jpgA. STUDI PENDAHULUAN (PRA SURVEY) PANTAI & PULAU WISATA


Bertujuan mendapatkan gambaran mengenai sumber-sumber pariwisata (tourist resources) pantai & pulau untuk dijadikan bahan dasar penyelenggaraan studi pembuatan rencana induk (master plan) sebuah pantai & pulau wisata. Ruang lingkup studi pendahuluan meliputi :


1. Inventarisasi sumber-sumber pariwisata pantai & pulau:

1.1. Sumber-sumber alam (natural resources) pantai & pulau wisata

1.2. Sumber-sumber daya manusia (human resources) pantai & pulau wisata

1.3. Sumber-sumber buatan manusia (man made resources) di pantai & pulau wisata


2. Indentifikasi potensi pantai & pulau wisata


Penganalisaan hasil inventarisasi pantai & pulau wisata di atas dilakukan untuk identifikasi :

2.1. Potensi pariwisatapantai & pulau yang bersangkutan dan wilayah sekitarnya.

2.2. Kemungkinan pola arus dan jaringan lalu lintas pantai & pantai yang dapat mendukung
pengembangan pulau tersebut.


3. Rekomendasi langkah-langkah studi pantai & pulau wisata

Studi pendahuluan akan menghasilkan :

Langkah-langkah persiapan.

3.1. perlunya disusun rencana induk untuk pengembangan pantai & pulau wisata selanjutnya.


B. PEMBUATAN RENCANA INDUK (MASTER PLAN) PANTAI & PULAU WISATA

Bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang rencana pengembangan pantai & pulau wisata tersebut.

Pembuatan rencana induk mencakup :


1. Studi umum kondisi fisik, sosial, ekonomi dan lingkungan pantai & pulau wisata yang meliputi :

1.1. Keterangan yang lengkap mengenai letak geografis dan batas wilayah pantai & pulau wisata.

1.2. Data tentang suhu, kelembaban relatif, curah hujan dan kecepatan angin bulanan di pantai
& pulau wisata.

1.3. Keterangan umum mengenai vegetasi, kondisi serta kemampuan tanah pantai & pulau
wisata.

1.4. Data mengenai aspek-aspek disain linkungan pantai & pulau wisata, seperti tehnik bangunan
tradisional, bahan bangunan lokal.

1.5. Data demogarfi pantai & pulau wisata.

1.6. Data sumber-sumber ekonomi daerah pantai & pulau wisata.

1.7. Data keadaan prasarana dan sarana pantai & pulau wisata yang ada.


2. Evaluasi Pontensi Pantai & Pulau Wisata Tersebut


2.1 Potensi pariwisata pantai & pulau yang dimiliki.

2.2 Lokasi pantai & pulau wisata yang mungkin akan dikembangkan.

2.3 Kemampuan daya saing obyek-obyek pantai & pulau wisata tersebut terhadap obyek-obyek wisata tetangga.


3. Analisa pasar (market analysis) pantai & pulau wisata


3.1 Analisa perkembangan secara regional dan terikat pertambahan pengunjung pantai & pulau
wisata.

3.2 Karakteristik wisatawan.

3.3 Analisa daerah negara asal pengunjung, musim kunjungan, pola perjalanan, keadaan sosial
ekonomi, motivasi dan lamanya pengunjung tinggal.

3.4 Ramalan (forecasting).


4. Penyusunan Rencana Pengembangan pantai & Pulau Wisata


4.1. Identifikasi obyek-obyek pantai & pulau wisata yang berpotensi.

4.2. rekomendasi usaha-usaha untuk program preservasi obyek-obyek pantai & pulau wisata.

4.3. Skala prioritas program pengembangan pantai & pulau wisata


5. Pengusulan Lokasi Yang Mempunyai Skala Prioritas Tertinggi


Hal-hal yang perlu dilakukan:

5.1 Menyiapkan peta skematik tata guna tanah (land use).

5.2 Identifikasi potensi-potensi yang dapat dipertahankan dan dikembangkan menjadi taman wisata.

5.3 Meneliti berbagai aspek pemilikan tanah.

5.4 Rekomendasi rencana pengembangan akomodasi yang optimum pada lokasi.

5.5 Menentuka prasarana yang diperlukan lokasi tersebut seperti :

5.5.1. Jaringan jalan.

5.5.2. Sistem penyedian air bersih dan distribusinya

5.5.3. Sistem pembuangan air kotor dan pengelolaannya

5.5.4. sistem distribusi tenaga listrik.

5.5.5. Sistem telekomunikasi dsb.

5.6. Menentukan persyaratan-persyaratan yang diperlukan bagi sistem transportasi darat, laut
maupun udara.



C. PEMBUATAN RENCANA TAPAK KAWASAN (SITE PLAN) PANTAI & PULAU WISATA


Lokasi yang akan dikembangkan :

1. Daerah Pantai Wisata

2. Daerah Pulau Wisata


Peta yang dibuat untuk studi ini biasanya berskala 1 : 5.000 sampai dengan 1 : 10.000. Didalam peta harus jelas terlihat :


1. Kawasan Landscaping pantai & pulau wisata

2. Jaringan distribusi air minum di pantai & pulau wisata

3. Jaringan Penyalur air kotor di pantai & pulau wisata

4. Jaringan distribusi listrik di pantai & pulau wisata

5. Jaringan distribusi telekomunikasi, dsb di pantai & pulau wisata

Pembuatan rencana tapak kawasan pantai & pulau wisata mencakup :


1. Penyusunan Disain Kriteria Pantai & Pulau Wisata.

Untuk menyusun disain kriteria pantai & pulau perlu diadakan studi analisa mengenai :

1.1. Keadaan Alam pantai & pulau wisata

1.1.1. Geografi pantai & pulau wisata

1.1.2. Geomorfologi pantai & pulau wisata

Keterangan umum tentang kaedaan tanah, bentuk lapisan tanah dan hal-hal yang berhubungan dengan penggunaan tanah pantai & pulau wisata.

1.1.3. Hidrogeologi pantai & pulau wisata

Sumber-sumber air, baik air yang bmengalir dipermukaan tanah (surface water), maupun air yang terdapat dibawah tanah (underground water).

1.1.4 Klimatologi Pantai & Pulau Wisata

Suhu rata-rata setiap bulan, derajat kelembaban relatif, curah hujan kecepatan angin dan kondisi-kondisi iklim setempat.

1.1.5 Vegetasi Pantai & Pulau Wisata

1.1.6 Oceanologi Pantai & pulau Wisata

Harus dikumpulkan data tentang laut, tentang suhu dan kadar garam air laut, plankton, arus laut dan biota laut yang erat hubungannya dengan marine tourism kawasan pantai & pulau wisata.

1.1.7 Geologi Pantai & Pulau Wisata

Dekripsi terperinci mengenai geologi pantai terutama mengenai penyusutan atau pelebaran pantai.

1.1.8 Populasi Pantai & Pulau Wisata

Tingkat polusi yang terjadi pada waktu sekarang maupun perkiraan dikemudian hari yang mempengaruhi air laut dan pantai.

Studi ini perlu dilakukan guna pelestarian lingkungan, konservasi alam, proteksi terhadap tumbuh-tumbuhan, binatang-binatang di darat dan biota di laut serta pencegahan terjadinya polusi (pencemaran air, darat maupun udara).

1.2. Potensi Pantai & Pulau Wisata

1.3. Analisa Pasar Pantai & Pulau Wisata

2. Pembuatan Pra Disain Pantai & Pulau Wisata

Pembuatan Pra Disain Pantai & Pulau didasarkan atas ketentuan-ketentuan disain kriteria pantai & pulau wisata. Perencanaan bentuk-bentuk bangunan, bahan bangunan yang dipakai, bentuk arsitektur serta panggunaan tata ruang pantai & pulau wisata harus disesuaikan dengan lingkunganpantai & pulau wisata setempat.

3. Pembuatan Pola Pengembangan Pantai & Pulau Wisata

Berdasarkan disain kriteria dan pra disaian pantai & pulau wisata dibuat pola pengembangan (outline plan) pantai & pulau wisata.

Tujuan pembuatan pola pengembangan pantai & pulau wisata adalah untuk :

3.1. Menjamin terselenggaranya penggunaan tanah pantai & pulau wisata yang optimal.

3.2. Mendapatkan keseimbangan antara pengembangan pariwisata pantai & pulau dengan pengembangan sektor-sektor lain.

3.3. Menjaga kelestarian lingkungan pantai & pulau wisata dengan adanya peningkatan jumlah pengunjung ke pantai & pulau wisata.

3.4. Melestarikan obyek-obyek pantai & pulau wisata seperti : keindahan alam flora, keindahan alam dan biota laut, dsb.


Pembuatan Pengembangan ini mencakup :

(a). Gambaran tentang kepasitas dan fungsi rencana tapak kawasan pantai & pulau wisata.

(b). Rencana umum tentang tata guna tanah (land use), tata letak (zoning regulation), dan tata
bangunan di pantai & pulau wisata.

Rencana dibuat dalam bentuk gambaran-gambaran, peta-peta dan uraian-uraian mengenai :

- Rencana tata guna tanah pantai & pulau wisata
- Peraturan-peraturan tentang tata letak pantai & pulau wisata.
- Peraturan-peraturan tentang tata bangunan pantai & pulau wisata
- Skema pola pemikiran tanah pantai & pulau wisata berdasarkan keterangan-keterangan dari agararia bagian kadaster.

(c). Program Pengembangan Prasarana Pantai & Pulau Wisata.

(d). Program Pengembangan Sarana Pantai & Pulau Wisata.

Harus dibuat program pengembangan berbagai jenis sarana pantai & pulau wisata yang diperlukan, seperti :

- Tempat penerangan, loket, tempat, berteduh, ruang pameran serta panggung pertunjukkan,
dsb di pantai & pulau wisata.
- Akomodasi, catering dan pusat pertokoan, souvenir dan kerajinan tangan di pantai & pulau wisata.
- Tempat bermain (play ground) di pantai & pulau wisata
- Tempat berolah raga (outdoor dan indoor) di pantai & pulau wisata.
- Jalan-jalan setapak, dsb di pantai & pulau wisata.


(e). Program Pelestarian Lingkungan Pantai & Pulau Wisata

(f). Skala Prioritas Pembangunan Pantai & Pulau Wisata.

1.4. Pembuatan Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pantai & Pulau Wisata.

a. Memudahkan tata laksana program pembagunan pantai & pulau wisata
b. Mendapatkan gambaran pantai & pulau wisata secara terperinci mengenai program-program tersebut baik dilihat dari segi fisik maupun dari segi pembiayaannya.
c. Mengetahui secara terperinci manfaat ekonomi program-program pantai & pulau wisata yang dimaksud.

1.5 Rencana Pengelolaan Pantai & Pulau Wisata

Harus disusun usulan tentang model organisasi pengelola serta rencana pengisian tenaga kerja disertai dengan uraian tugas, program operasional dan biaya yang diperlukan.


D. PEMBUATAN DISAIN TEKNIS (DESIGN ENGINEERING)

Langkah-langkah dalam studi tahap keempat adalah :


1. Pengukuran Tanah Pantai & Pulau Wisata

Tujuannya adalah untuk mendapatkan :

4.1.1 Data yang nyata dari batas-batas area pekerjaan.

4.1.2 Data yang nyata tentang garis-garis ketinggian. Pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh Dinas Agraris Daerah, Sub Dinas Pengukuran Tanah.


2. Pemeriksaan / Penelitian Tanah Untuk Keperluan Konstruksi Pantai & Pulau Wisata

Sebelum pekerjaan pembuatan disain teknis dimulai, perlu diketahui kondisi tanah pantai & pulau wisata. Penelitian tanah pada umumnya dilakukan dengan pengeboran pada beberapa tempat yang dipergunakan untuk bangunan, untuk mengetahui jenis-jenis lapisan tanah serta kapasitas daya dukung pantai & pulau wisata.


3. Pembuatan Disain Pantai & Pulau Terperinci

Bertitik tolak dengan program-program pengembangan pantai & pulau wisata yang dihasilkan studi pembuatan rencana tapak kawasan dibuatlah disain pantai & pulau wisata terperinci.

Disain terperinci dibuat dalam bentuk uraian, peta-peta dan gambar-gambar pantai & pulau wisata berskala 1 : 500 sampai dengan 1 : 10.000. Sedangkan untuk gambar-gambar konstruksi prasarana, sarana dan fasilitas pantai & pulau wisata yang akan dibangun berskala 1 : 100 sampai 1 : 500.

4. Penyusunan Dokumen Tender

Dokumen tender terdiri dari rencana kerja dan syarat-syarat pekerjaan, gambar-gambar konstruksi pantai & pulau wisata dan keterangan lainnya.

Guna dokumen tender adalah :

(a) Memudahkan pengelolaan tahap konstruksi pantai & pulau wisata

(b) Mengetahui dengan tepat biaya konstruksi serta penjadwalan pelaksanaan pembangunan
fisik pantai & pulau wisata.

 

Sumber :

http://tatacara.blogspot.com/2008/10/p-roses-pentahapan-perencanaan.html 

 

SENSASI MUDIK PUNYA INDOSAT 2008

Ditulis oleh arief   
Jumat, 22 Agustus 2008
img_3479.jpg

Jakarta, 20 Agustus 2008 – PT. Indosat Tbk. tahun ini kembali menggelar Program Mudik Punya Indosat 2008 dengan tema ”Sensasi Mudik Punya Indosat”. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini Indosat menjadi operator pertama yang menggelar POSKO MAL dan POSKO MOTOR REST AREA. Posko Mal merupakan posko mudik Indosat yang memberikan fasilitas dan layanan yang lebih banyak dan lengkap dari posko mudik tahun sebelumnya, serta dengan area yang jauh lebih luas, sehingga memberi kesempatan  pelanggan bisa menikmati berbagai macam layanan, mulai dari     stand makanan, fashion, tempat istirahat nyaman, parkir luas, mushola, restroom, pijat  hingga penjualan produk perdana serta voucher Indosat. Letak Posko Mal berada di Jatibarang, Indramayu.

 

Baca lebih lanjut...
 

Sensasi Mudik Indosat 2008

Ditulis oleh arief   
Jumat, 22 Agustus 2008
indosat.jpgLebaran sebentar lagi, tradisi mudik tak bisa dihindari, sekitar 14 juta warga diperkirakan akan melakukan mudik ke kampung halamannya tahun 2008 ini. Tradisi tahunan ini menjadi sebuah peluang menarik bagi operator Indosat untuk kembali menggelar program "Sensasi Mudik Punya Indosat".

Berbeda dengan tahun sebelumnya tahun ini Indosat jadi pelopor posko mall dan posko motor rest area. Posko mall ini merupakan posko mudik Indosat, yang mempunyai fasilitas dan layanan yang lebih lengkap dari posko mudik tahun tahun sebelumnya. Posko Mall ini nantinya akan berada di Jatibarang, Indramayu. Sedang posko motor rest area terletak di Kanci, Cirebon. Yang terakhir ini merupakan posko baru dan pertama yang diperuntukkan khusus bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Baca lebih lanjut...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 8 dari 10