 PESONA laut selalu menjadi daya tarik wisata di
mana pun. Salah satu tempat yang asyik untuk dikunjungi adalah
Perhentian Island di Negeri Terengganu Malaysia. Bagi penggemar snorkeling, pantai ini sangat menjanjikan.
Pantai yang landai, air laut yang jernih, dan terumbu karang yang
indah merupakan tawaran pariwisata gugusan kepulauan yang berlokasi di
sepanjang laut China Selatan di Semenanjung Malaysia ini. Tempat
menyelam yang menakjubkan, keindahan pesona laut serta kenyamanan
tinggal di resor, merupakan kelebihan yang dimiliki Perhentian Island
(Pulau Perhentian).
Bagi Malaysia, Perhentian Island
dijadikan destinasi pariwisata baik untuk turis lokal maupun
mancanegara. Gugusan kepulauan ini terdiri atas beberapa pulau baik
pulau yang besar maupun kecil. Di antara deretan pulau-pulau itu, ada
tiga pulau yang memang dijadikan tempat wisata, yakni Pulau Perhentian
Besar, Pulau Susu Dara, dan Pulau Lang Tengah.
Hampir di seluruh pesisir pantai, terdapat resor mulai resor berkelas bintang 3 hingga berbintang lima. Selain snorkeling,
turis pun diajak menikmati ikan-ikan cantik seperti barakuda, pari, hiu
bahkan bila saatnya penyu bertelur, di sepanjang pantai pulau ini akan
banyak ditemui penyu-penyu.
Sementara penduduk lokal, hanya
menempati salah satu pulau saja yakni Pulau Perhentian Kecil. Di pulau
yang ini ada sekitar 2000 penduduk. Rata-rata mereka berpenghasilan
sebagai nelayan dan berdagang. Suku bangsa 99 persen adalah Melayu,
sedangkan sisanya para pekerja. Karena kepulauan, transportasi mereka
hanya menggunakan perahu atau bot. Penduduk pun tinggal hanya di
pesisir pantai saja, sedangkan daratan yang masih merupakan hutan,
dibiarkan tetap alami.
Menuju Perhentian Island, turis
mancanegara harus mengambil rute menuju Kerajaan Negeri Kelantan
terlebih dahulu. Sebab, akses dari Negeri Kelantan lebih dekat dari ibu
kota Negeri Terengganu sendiri. Dari Kualalumpur, wisatawan mancanegara
menggunakan pesawat domestik selama kurang lebih 35 menit perjalanan ke
Kota Bharu, ibu kota Negeri Kelantan. Dari Bandara Ismail Petra, Kota
Bharu, lantas menggunakan bis menuju daerah perbatasan Tok Bali Jetty
selama 2 jam. Di dermaga Tok Bali Jetty, Kuala Besut ini, turis pun
diharuskan menyewa boat, perjalanannya menuju pulau memakan waktu 30 menit.
Setelah tiba, turis bebas menentukan di mana resor yang enak untuk
ditinggali. Di Pulau Perhentian Besar, seluruh batas pulau dan
pantainya bisa dipakai untuk menyelam atau ber-snorkeling. Di sekeliling pulau pun, ada 30 resor yang siap menjamu turis.
Sedangkan Anda yang senang dengan daerah yang lebih terpencil, Pulau
Lang Tengah bisa menjadi alternatif. Airnya yang hijau muda sangat
jernih, ikan-ikan berenang hingga hampir ke pantai. Anda pun bisa
melihat dengan jelas dasar pantai dan ikan-ikan dari atas boat.
Jika turis yang tidak suka berenang, berkeliling pulau dengan boat,
bisa menjadi alternatif yang menyenangkan. Hanya kurang dari satu jam,
seluruh pulau yang ada di Perhentian Island ini bisa dijelajahi. Bila
hanya ingin menikmati keindahan pantai, bisa duduk sambil baca-baca
buku di pinggir pantai saja sudah mengasyikkan. Pasalnya, pantainya
sangat tenang. Hampir tak ada ombaknya sepanjang waktu, sehingga tidak
ada suara deburan ombak layaknya kita berada di laut.
Sejujurnya, dibandingkan dengan kepulauan Indonesia, Perhentian Island
ini sangatlah kecil. Dengan Kepulauan Seribu saja, masih kalah jauh.
Namun, pantainya yang sangat bersih menjadi daya tarik tersendiri.
Aturan pemerintah setempat yang tegas, membuat keindahan pantai tetap
terjaga. Sistem pembuangan sampah begitu dijaga ketat. Turis atau
penduduk tidak boleh sembarangan membuang sampah.
"Setiap
enam jam sekali, petugas sampah akan mengangkut sampah-sampah yang
sudah dibungkus dan dibawa ke tempat pembuangan di darat. Turis atau
penduduk tidak boleh buang sampah di pulau," ungkap Mustafa bin
Ibrahim, Ketua Malaysian Association of Tour & Travel Agent (MATTA)
Negeri Kelantan.
Tak heran, saat kita berenang atau snorkeling
di pantai tak ada satu pun sampah, terutama sampah plastik yang
bertebaran. Yang melanggar akan didenda sebesar 300 ringgit malaysia
(RM) atau setara dengan Rp900.000. Denda ini pun berlaku untuk turis
mancanegara yang datang. Bahkan, saat turis menaiki boat pun, jika tidak memakai jaket pelampung akan dikenakan denda serupa.
Bagi turis mancanegara, Perhentian Island ini merupakan tempat tujuan
wisata bagi yang betul-betul memiliki minat khusus, yakni yang
menggemari snorkeling atau menyelam. Pasalnya, rutenya panjang dan cukup melelahkan.
Menjelajahi Perhentian Island, merupakan bagian dari rangkaian acara Mega Familirisation Programme
yang digelar Kementrian Pelancongan Malaysia tahun 2008. Bertema
"Colours of Malaysia", hajatan besar pariwisata ini setiap tahunnya
memang memiliki tema-tema yang berbeda. Tahun ini, tema yang ingin
ditonjolkan yakni keberagaman flora dan fauna.
|