 Kali ini Jalanasik.com ingin membagi informasi kepada anda
sekalian sekilas mengenai Ibu kota Negara kita, Jakarta yang disadur dari
materi promosi Visit Indonesia 2008. Mungkin banyak diantara kita yang juga
dapat menggunakan informasi ini dan menjadi duta bangsa mempromosikan Indonesia
kesahabat kita di luar negeri dan didaerah lainnya.
Jalan-Jalan di Jakarta
Sangat banyak tempat wisata di Jakarta, disetiap sudut kotanya
dapat dijumpai pengalaman tak terlupakan
yang dapat di jelajahi oleh anda sekalian. Jakarta memiliki banyak sekali museum, pasar
traditional yang menjajakan barang-barang seni dan antik, dan tak lupa Tugu Monas
kebanggaan masyarakat Jakarta yang menjulang tinggi di tengah-tengah kota
dengan ukiran nyala api yang terbuat dari emas 35 kg. Pengunjung diperbolehkan untuk naik keatas dan
melihat pemandangan kota Jakarta dengan leluasa.
Jakarta juga seringkali menjadi tuan rumah penyelenggaraan
kegiatan-kegiatan kesenian dan budaya.
Apabila Anda memiliki darah seni atau penikmat seni, mungkin anda akan
tertarik untuk mengunjungi Gedung
Kesenian Jakarta dan Taman Ismail Marzuki.
Ingin mengunjungi Indonesia dalam 1 hari saja? maka semua orang pasti tahu kemana harus
pergi. Yup, Taman Mini Indonesia indah adalah sebuah miniatur dari seluruh yang
ada di Indonesia. Disini pengunjung dapat mengunjungi Taman Anggrek, Taman Burung, Keong Mas Imax Theater, dan Museum Indonesia.
Taman Impian Jaya Ancol adalah salah satu tempat favorit berakhir
pekan dengan keluarga dan teman. Disini pengunjung dapat melihat Dunia Fantasy (Dufan),
Sea World, Ice World, Atlantis Water Adventure, dan masih banyak lainnya.
Di Jakarta Utara berbatasan dengan Jakarta Barat, kita dapat
menemukan pasar ikan yang sangat terkenal. Muara Angke memberikan pengunjung segala
macam jenis sea food segar yang bisa langsung di nikmati baik dibakar maupun
digoreng, pasti sedap.
Museum di Jakarta
Museum Nasional atau Museum Gajah memiliki koleksi lengkap
berbagai macam keramik dan perak yang berasal dari Dinasti Han, Tang dan Ming.
Patung-patung dan ukiran-ukiran yang memperlihatkan pengaruh Hindu, Budha dan
Islam di Indonesia, dan berbagai macam barang-barang seni kuno lainnya.
Museum Maritim di pelabuhan Sunda Kelapa memamerkan berbagai
macam jenis peralatan kelautan dari setiap daerah di Indonesia.
Museum Sejarah Jakarta di Taman Fatahilah juga layak
dikunjungi, museum yang di bangung pada abad ke 17-18 memamerkan banyak
peninggalan-peninggalan koloni Belanda pada abad ke 18, termasuk peta kuno Jakarta
dan barang-barang antik jaman dulu.
Apabila Anda penikmat kesenian Wayang, maka mungkin Anda
ingin mengunjungi Museum Wayang. Disini anda dapat melihat berbagai jenis koleksi
wayang dari seluruh Indonesia dan Asia
Tenggara. Setiap minggu pagi museum ini mengadakan pertunjukan wayang kulit.
Lebih dari 327 jenis tekstil dari berbagai daerah di
Indonesia dapat di temui di Museum Tekstil. Disini pengunjung juga dapat melihat workshop yang
menjelaskan bagaimana membuat batik.
Kota Tua Batavia dan Pecinan
Sebelum kemerdekaan, Jakarta dikenal dengan sebutan Batavia.
Mengunjungi Kota Tua Jakarta dan Pecinan di Jakarta Utara seperti dibawa kembali kemasa perdagangan
rempah-rempah dan ketika Negara ini masih di kuasai kolonial Belanda.
Gudang-gudang tua yang dulunya digunakan oleh belanda
sebagai tempat penyimpanan barang-barang East Indies Compay sekarang telah
berubah menjadi berbagai macam museum. Pelabuhan Sunda Kelapa yang di bangun
sejak abada ke-7 masih tetap berfungsi sebagaimana sebelumnya. Glodok area di
Chinatown menyediakan berbagai jenis pertokoan yang menjual berbagai macam
barang-barang elektronik, bahkan Glodok di anggap sebagai salah satu Wholesale
( Pusat Grosir) elektronik terbesar di Asia Tenggara.
Kepulauan Seribu
Beberapa pulau kecil siap menyapa pengunjung yang ada di
Jakarta, terletak di sebelah utara Jakarta kita bisa menjumpai Pulau Seribu.
Sesuai namanya, daerah ini adalah gugusan kepulauan dan diantara yang paling
terkenal adalah Pulau Putri, Pelangi, Sepa, Kotok, Pantura dan Matahari yang
semuanya sudah dilengkapi dengan akomodasi yang mewah. Pulau lain seperti Kelor
dan Onrust lebih cocok untuk mereka yang berjiwa petualang, disini dijumpai
reruntuhan peninggalan kolonial Belanda.
Bagi mereka pencinta alam, kesempatan untuk melihat kura-kura
menguburkan telur-telurnya dapat ditemui di Pulau Pramuka.
|