Jika Anda menyambangi Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, jangan lupa
untuk mencicipi aneka jenis ikan di kota itu. Kota ini adalah surga
bagi penggemar ikan. Semua kenikmatan ikan dapat Anda jumpai di sentra
kuliner di Jalan Yos Sudarso.
"Selain menawarkan berbagai
objek wisata alam, budaya, dan seni, Palangkaraya juga menawarkan
wisata kuliner, yaitu di lokasi khusus kuliner Jalan Yos Sudarso," kata
Kepala Bidang Kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
(Disbudpar) Kota Palangkaraya, Anna Menur, di Palangkaraya, Rabu (15/7).
Anna
Menur yang didampingi stafnya itu menyebutkan sentra kuliner Yos
Sudarso masuk dalam jumlah objek wisata andalan Palangkaraya yang terus
dipromosikan. "Wisatawan saat mengunjungi kota cantik Palangkaraya,
akan menemui sentra kuliner yang berada di sepanjang Jalan Yos Sudarso
yang tidak jauh dari bundaran besar kota yang digagas oleh Presiden
pertama RI, Soekarno," katanya.
Di sepanjang jalan
tersebut, menurut Anna, para pengunjung akan mudah menemukan sederetan
tenda-tenda, warung, kafe, yang menawarkan berbagai aneka makanan dan
minuman.
Lokasi-lokasi jajanan tersebut setiap malam
dipadati pengunjung khususnya kawula muda bukan saja dari Kota
Palangkaraya tetapi dari berbagai daerah lain. Selain terletak di
jantung kota, sentra kuliner itu juga mudah dijangkau dari berbagai
arah, dan lokasinya bersebelahan dengan pusat perbelanjaan terbesar
Kalteng, Palangkaraya Mall. "Kawasan ini berada di sisi kanan dan kiri
jalan arah menuju Universitas Palangkaraya (Unpar)," kata Anna Menur.
Palangkaraya
adalah surga bagi penikmat ikan, khususnya ikan sungai, karena di
wilayah ini terdapat perairan yang luas serta lokasi pembudidayaan
ikan. Palangaraya juga dengan wilayah sentra perdagangan ikan sungai
atau rawa, seperti ikan baung, jelawat, adungan, puyau, tapah, patin,
lele, lais, saluang, riu, kelabau, dan ikan sungai lainnya.
Selain
itu Palangkaraya juga dikenal sebagai gudangnya ikan rawa seperti
gabus, tauman, mihau, kihung, kerandang, sepat siam, patung, biawan,
pepuyu, sepat, sisili, kapar, serta beberapa ikan yang kurang populer
di masyarakat.
Maka, tak heran kalau dari sekian menu kuliner di
tempat jajan itu sebagian besar menawarkan makanan ikan, baik bakar,
goreng, atau masak lainnya. Sejumlah warung memasak ikan dengan
berbagai macam pilihan seperti digoreng, dipanggang, dipepes (pais),
disayur asam (gangan asam), dimasak habang, dimasak kecap, digangan
balamak, dan diolah menu lainnya.
Palangkaraya juga
memiliki ikan non alam, yakni ikan hasil budidaya, seperti ikan nila,
ikan mas, ikan patin, ikan lele, yang juga mudah diperoleh. Kuliner
makanan Palangkaraya itu didominasi oleh masakan khas Banjar dan khas
Dayak, selain ada juga olahan masakan khas Jawa. Menu khas Dayak yang
terkenal yaitu umbut rotan dan daun singkong bersantan.
Sumber: Kompas.com
|