You are here >Home
Jalan-Jalan
Domestik
KRKB Gembira Loka Bangun 'Water Park'
Jalan-Jalan
Domestik
KRKB Gembira Loka Bangun 'Water Park'
Tue
21
May 2013
KRKB Gembira Loka Bangun 'Water Park' |
| Ditulis oleh andri kurniawan | ||||||
| Jumat, 24 Juli 2009 | ||||||
|
YOGYAKARTA--MI: Kebun Raya dan Kebun Binatang (KRKB) Gembira Loka Yogyakarta akan membangun water park di sisi kanan pintu masuk kebun binatang ini.
"Dana untuk membangun water park sebesar Rp35 miliar, dan rencananya pembangunannya selama satu tahun, dimulai Oktober mendatang," kata Direktur KRKB Gembira Loka KMT Tirtodiprojo di Yogyakarta, Rabu (22/7). Ia memperkirakan investasi Rp35 miliar untuk membangun sarana pada lahan seluas 1,5 hektare itu sudah kembali modal dalam jangka waktu empat hingga lima tahun, dari penjualan tiket tanda masuk yang tidak terlalu mahal. "Harga tiket tanda masuk di bawah Rp50 ribu per orang, karena target pasar kami adalah kelas menengah ke bawah," katanya. Menurut dia, pihaknya lebih memilih menjaring sebanyak-banyaknya pengunjung dengan harga tiket tanda masuk yang agak murah, dari pada dengan harga mahal tetapi pengunjungnya sedikit. Saat ini, kata dia, harga tiket tanda masuk pengunjung KRKB Gembira Loka Rp10 ribu per orang. Tirtodiprojo mengatakan pihaknya berencana memberlakukan tiket dengan sistem smart card, yaitu sejenis tiket isi ulang yang dapat dimanfaatkan pengunjung sesuai keinginannya. "Apabila ingin melihat koleksi satwa, dan sekaligus bermain di wahana air, pengunjung dapat membeli tiket dengan harga yang lebih mahal. Tetapi apabila hanya ingin masuk ke salah satu wahana, harga tiket akan disesuaikan," katanya. Ia mengatakan water park itu nanti didesain secara khusus, sehingga akan berbeda dengan wahana permainan air yang sudah ada di tempat lain. "Kami ingin pengunjung seperti bermain di hutan, dan untuk itu water park di Gembira Loka akan dipenuhi dengan pohon-pohon perindang," katanya. Menurut dia, air yang digunakan untuk water park tersebut akan diolah secara khusus dengan menggunakan mesin penyaring, sehingga tidak akan pernah dibuang, tetapi diolah terus-menerus. "Adanya mesin pengolah air ini yang membuat investasi menjadi besar, karena harganya mahal. Tetapi kami ingin water park di tempat ini berwawasan lingkungan," katanya. Ia mengatakan pembangunan water park di kompleks KRKB Gembira Loka merupakan salah satu langkah pengembangan tempat wisata yang semula hanya dikenal sebagai kebun binatang. Menurut Tirtodiprojo, pihaknya juga akan membangun taman reptil khusus menampilkan beragam satwa seperti ular dan kura-kura, serta mengembangkan laboratorium alam yang akan selesai penggarapannya pada 2009. "Dalam laboratorium alam itu pengunjung dapat belajar secara langsung mengenai cara pembibitan hingga menanam tanaman yang benar, memerah susu sapi, serta beternak kambing maupun ayam," katanya. Saat ini koleksi satwa yang dimiliki KRKB Gembira Loka sebanyak 47 spesies mamalia, 27 spesies reptil, sekitar 30 spesies burung, dan 25 spesies ikan.
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|