| By bintang,
on 02-08-2008 11:36, 11:36
|
Views : 414  |
Terkadang bepergian dengan anak remaja terkadang bisa
menguji kesabaran Anda sebagai orangtua. Cobalah beberapa tips di bawah
ini :
Berikan Kesempatan Mencari Teman Cobalah
menginap paling tidak empat sampai lima hari di tempat yang lama, agar
anak-anak remaja mendapatkan kesempatan untuk berkenalan dengan teman
sebaya. Selain juga berkesempatan untuk lebih mengenali daerah
sekitarnya. Dengan ini, mereka bisa mendapatkan rasa orientasi dan
kemandirian. Haruskan mereka menghafalkan mana hotel dan alamat tempat
Anda menginap, serta bekali mereka dengan business card hotel di dalam
saku mereka. Budaya & Kota Kecil = Boring! Kota
yang unsur kebudayaannya kental bisa membuat para remaja bosan dan akan
menjadi"cobaan" dan suasana di kota kecil yang jauh dari hiruk pikuk,
juga berpotensi menyusahkan, walaupun pemandangannya indah luar biasa.
Bekali mereka dengan portable DVD plaver, CD player, MP3 player
(barang-barang ini tidak harus dibeli, pinjam juga tidak masalah) dan
juga baterai ekstra, Iagu-lagu favorit mereka, serta beragam permainan
seperti scrabble, monopoli, play station dan hal-hal lain yang bisa
'menghibur' mereka semaksimal mungkin. Kebebasan Menjelajah Saat
berada di tempat yang aman dan Anda mempercayai logika anak-anak remaja
Anda, berikanlah mereka kebebasan untuk menjelajahi daerah tersebut.
Ingatkan mereka untuk tidak pergi menyelidiki tanpa kawan, baik ke
pantai, ke cuff atau kemanapun seorang diri. Selalu pastikan mereka
pergi bersama kakak atau adik orang tua atau teman. Dan, pastikan juga
mereka tahu dan setuju dengan jam malam mereka. Jelaskan pada mereka
bahwa kota maupun pedesaan yang terlihat penuh aktifitas, bisa
tiba-tiba menjadi sangat sepi begitu Mghrib menjelang. Daerah-daerah
yang ramai dan aman saat siang, belum tentu begitu setelah gelap. Duta Kota, Duta Bangsa Selalu
ingatkan pula, bahwa saat mereka berpergian, mereka adalah wakil dari
kota atau negara mereka. Jadi mereka harus selalu hormat, sopan santun
dan siap membantu semua orang yang mereka temui, termasuk orang tua
mereka sendiri. Ajak teman mereka Jika
kondisi memungkinkan, pertimbangkan juga untuk mengijinkan anak remaja
Anda mengajak temannya, terutama untuk liburan yang pendek seperti
camping.
Sumber: my-indonesia.info
|
|
|
Users' Comments  |
|
Average user rating
(0 vote)
|
|
Add your comment
|