| By Adit,
on 04-08-2008 18:21, 18:21
|
Views : 875  |
 Sabtu kemarin Jalanasik.com berkesempatan mengunjungi satu dari empat masjid
kubah emas di Dunia. Masjid yang
terletak di daerah Sawangan Depok Jawa Barat itu sekilas mirip dengan Masjid
Jame’ Asr atau Masjid Bandar Seri Begawan di Brunei Darussalam.
Mesjid yang konon salah satu yang terbesar dan termegah di Indonesia ini kubahnya
terbuat dari emas murni 24 karat dan seluruh ornamen Masjid, pilar-pilar
penyangga atap, lampur kristal candelier serta ornamen yang terdapat di mihrab
tempat imam memimpin sholat juga terbuat dari emas. Bahan-bahan ini menurut
pengakuan penjaga masjid sebagian besar di impor dari beberapa negara-negara di
Eropa. Emas, lampu dan granit dari
Italia, serta beberapa material lain berasal dari Spanyol, Norwegia, serta Brasil.
Mesjid yang indah ini dibangun oleh Yayasan Dian AlMahri yang didirikan dan
dikelola oleh pasangan pengusaha Ibu Hj. Dian Djuariah dan Bp. Maimun
Al-Rasyid.
Akses ke Masjid ini tidak begitu sulit, perjalanan bisa di tempuh dari arah
Cinere maupun arah Sawangan. Setibanya di Masjid kita akan disambut oleh Gapura
besar dan 2 kali “penjagaan”, Penjagaan pertama ketika kita harus bayar Rp.
2000 untuk sumbangan masyarakat sekitar dan Rp. 3000 untuk parkir mobil.
Masjid ini mulai dibuka pukul 10 pagi, apabila kita datang kesana sembari
menunggu ada baiknya membawa paying untuk berteduh dari panas atau hujan. Memasuki
halaman masjid kita bisa melihat berhektar-hektar taman penuh dengan bunga
Euphorbia dan Kembang kertas yang di taruh dalam pot-pot besar yang cantik.
Serta tanaman Mangga dan Jeruk yang memenuhi areal taman lainnya.
Dibagian belakang terdapat sebuah rumah megah yang menurut penjaga Masjid
adalah rumahnya Ibu Hj Dian. Melihat rumah ini serasa melihat Grand Palace di
Bangkok Thailand atau Istana di Ho Chi Min. Rumah ini besar sekali, mungkin
rumah pribadi yang terbesar yang pernah kami lihat di Jakarta. Salah satu
pengunjung bahkan menyeletuk, harusnya Ibu Dian masuk sebagai salah satu orang
terkaya di Indonesia
Piknik?
Yes kita bisa juga piknik disini, di area seluas 23 hektar tersebut telah
dibangun juga Gedung Auditorium yang dapat digunakan untuk acara-acara resmi
seperti perkawinan dan gedung ini dapat menampung kurang lebih 3000 orang. Ketika
masih vacant kita diperbolehkan piknik disini (menggelar tikar dan membuka
bekal yang kita bawa dari rumah). Jalanasik.com melihat banyak juga keluarga
yang melakukan hal ini. Buat yang tidak membawa bekal, banyak juga
penjual-penjual makanan seperti burger, baso, nasi goreng dan lain-lain
disekeliling komplek masjid.
Terdengar speaker memberi pengarahan berulang-ulang antara lain, jangan
buang sampah sembarangan, jangan membawa makanan dan minuman ke dalam masjid,
dilarang masuk anak usia dibawah 7 tahun masuk, harap berpakaian sopan dan
tertutup rapat ke dalam masjid dan lain-lain.
Sementara yang dispeaker bercuap-cuap, ada beberapa ibu-ibu mengeluh karena
terlalu banyak peraturan yang diterapkan oleh pengurus. Dia berkata kepada
teman-temannya, “Di Istiqlal aja ga gini-gini amat!” dengan nada kesal kemudian
melanjutkan, “Ini kan masjid Allah, susah banget, pake jam segala!”
Overall terlihat wajah semua orang bahagia ketika meninggalkan kompleks
masjid kubah emas, untuk Anda yang ingin beribadah dan bertamasya, silakan
kunjungi masjid yang satu ini
|