Kuliner
Kuliner-Lokal
3 Jam Nonstop di Anomali Cafee
3 Jam Nonstop di Anomali Cafee |
| Ditulis oleh Jalanasik | |||||||
| Senin, 10 Agustus 2009 | |||||||
Guys, although i have come here very often for short meetings or just to enjoy the taste of its finest original indonesian cofeee, i never realize that staying here is more than just coffee, music and hot spots. Its way more than that.
Sudah 3 jam, saya nongrong di sebuah caffee kecil di bilangan Senopati Jakarta, nama Caffeenya adalah Anomali. Like others said, Waiting is like having pain in the ass! but not here. Ketika masuk Anomali, kita akan dibawa kelorong kecil dengan dinding-dinding bata yang tertata 'anomali', sepertinya memang sengaja tidak di tutup oleh acian. Suasananya yang remang (in a positive way), ditambah musik yg menggelitik ketika pertama kali masuk anomali membuat first impressions cukup memuaskan. Ruangan disini tidak bisa dikatakan besar, ada dua lantai dengan kurang lebih 7 meja di lantai bawah (2 non smoking) dan mungkin ada 5 meja di atas. Disini meja ada yang dengan sofa dan ada juga yang simple wood chair. Saya duduk di lantai 1 dimeja yang non smoking, didepan saya sebuah mesin roaster kopi besar menepati hampir 1/5 dari ruangan bawah. Saya pernah kesini sekitar jam 11 malam, dan ketika itu terdengar suara mesin kopi memanaskan biji-biji kopihingga warnanya berubah coklat kehitaman. Harumnya itu loh benar-benar membuat tempat ngopi ini salah satu favorit saya. Ini yang dinamakan experiential marketing, hebat memang idenya, menggabungkan semua sensing, mulai dari mata, lidah, telinga dan hidung. Mereka menyajikan berbagai macam jenis kopi, mulai dari Kopi Aceh Gayo Organik, Sumatra Linthong, Mandheling sampai ada yang diimpor juga dari Guatemala. Penyajian kopinyapun beda dengan warung-warung kopi lain (starbuck, etc), Di Anomali mereka menyajikan kopi dengan sebuah gelas yang ada penekannya, sehingga ketika kita ingin menikmati kopi tersebut, kita tekan kebawah (ada semacam alat pressure) sehingga sari kopi akan tercampur dengan air, nikmat sekali rasa kopi asli indonesia... harumnya, warnanya, rasanya....PASSSS :) Untuk makanan, walaupun mungkin bukan expertise mereka, namun saya rasa cukup untuk membuat lidah menari dan perut terisi :) Porsinya cukup untuk pria besar seperti saya (180 cm/90kg) Mungkin demikian review Jalanasik kali ini, saya akan tetap nongrong disini bila sedang santai...Siapa mau join?
Jalanasik.com
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





