| By dakomi,
on 26-08-2008 12:40, 12:40
|
Views : 650  |
Sumatera Utara ternyata menyimpan potensi wisata yang rasanya sayang
untuk dilewatkan. Sebagai alternative destinasi liburan anda, wilayah
ini diyakini mampu menyaingi Bali dengan pertimbangan kawasan ini
berdekatan dengan Singapura, Thailand dan Malaysia. Sebagai pusat
pemerintahan daerah Sumatera Utara, Medan tumbuh menjadi kota
metropolitan dengan penduduk kurang lebih 2,5 juta jiwa, sebagian besar
penduduk tersebut adalah suku Batak dan Melayu. Selebihnya Jawa, Aceh
serta warga keturunan Cina dan India. Sekarang Medan adalah kota
terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Bangunan
perkantoran dan pusat perbelanjaan tumbuh bak jamur di musim hujan.
Salah satu keistimewaan kota Medan adalah becak motor atau yang lebih
dikenal dengan becak mesin yang menambah semaraknya kota ini.
Untuk mencapai wilayah beribukota Medan ini, dapat ditempuh melalui
darat, laut, dan udara. Medan memiliki Bandar Udara (Bandara)
Internasional Polonia yang letaknya 4 km dari pusat kota, pelabuhan
laut terbesar ketiga di Indonesia, Belawan yang terletak 25 km di utara
Medan. Selain itu, mempunyai 2 terminal bis antar kota yaitu Terminal
Pinang Baris di utara dan Terminal Amplas di selatan Medan.
Di Medan banyak dijumpai bangunan kuno bergaya Eropa sisa Kolonial
Belanda dan kawasan ini dikenal dengan nama Kesawan. Di utara Kesawan
terdapat Lapangan Merdeka. Di sekitar tempat ini terdapat beberapa
bangunan kuno seperti Gedung Balai Kota, Bank Indonesia, PT. London
Sumatera, Hotel Dharma Deli dan sebuah jembatan gantung (titi gantung)
yang di bawahnya terdapat Stasiun Kereta Api Medan. Juga terdapat
bangunan antik yang bersejarah yaitu Kantor Pos Pusat Medan yang sampai
sekarang masih tetap beroperasi. Jika anda menyempatkan diri untuk
menikmati suasana malam kota Medan, di kawasan Kesawan terdapat tempat
Jajanan Malam terbesar di Kota Medan, anda bisa menikmati semua jenis
makanan yang telah siap dihidangkan oleh para penjajanya. Di Kesawan
juga (Jl. Ahmad Yani) ini anda dapat menemukan berbagai jenis sovenir
asli yang menunjukan ciri khas Daerah Sumatera Utara.
Objek wisata yang bisa ditemui di Medan adalah Istana Maimun yang
merupakan hasil peninggalan dari jaman penjajahan Belanda. Objek wisata
tersebut sangatlah indah dan seni arsitekturnya sangatlah mencirikan
sebuah bangunan kuno eropa bak istana. Objek wisata ini terletak di Jl.
Brigjend Katamso, Medan. Selain itu terdapat juga Mesjid Raya Medan
yang memiliki perpaduan seni artistik yang tinggi dan megah, membuat
mesjid ini terlihat sangat anggun. Lokasi Mesjid Raya Medan dapat anda
jumpai di Jl. S.M. Raja, Medan.
Tanah
Karo bisa menjadi destinasi anda selanjutnya berjarak sekitar 78 km
dari Medan. Salah satu tempat yang bisa anda kunjungi di Tanah Karo
adalah Brastagi, terletak di ketinggian sekitar 4.594 kaki dari
permukaan laut dan dikelilingi barisan gunung-gunung, memiliki udara
yang sejuk dengan hamparan perladangan pertaniannya yang indah, luas
dan hijau. Brastagi merupakan daerah tujuan wisata yang memiliki
fasilitas lengkap. Brastagi juga dikenal dengan julukan kota Markisa
& Jeruk Manis. Dari sini anda bisa menikmati pemandangan indah
Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung yang keduanya masih aktif.
Cukup dengan perjalanan 3 sampai 4 jam ke hutan di Gunung Sibayak
untuk melihat kekayaan alam baik flora maupun fauna. Selain buah -
buahan, Berastagi juga terkenal sebagai penghasil berbagai jenis sayur
- sayuran, buah - buahan dan bunga - bunga. Di kota ini sering
diselenggarakan beberapa even pariwisata, seperti Pesta Bunga Buah dan
Festival Kebudayaan Pesta Mejuah-juah yang diadakan setiap tahun. Tanah
Karo memiliki tradisi yang turun temurun dilakukan yaitu Kerja Tahun
yang diselenggarakan setiap tahun oleh orang-orang Karo yang tinggal di
daerah ataupun yang sudah merantau.
Ada banyak alternatif untuk mencapai Tanah Karo dari Medan, yaitu :
Sembahe merupakan salah satu lintasan jalan raya Medan-Brastagi sekitar
35 km dari Medan dapat ditempuh selama 45 menit dengan kendaraan
bermotor dari kota Medan, sekitar 15 menit perjalanan dari Sembahe,
anda tiba di Sibolangit yang berjarak kira-kira 40 km dari Medan.
Sepanjang jalan akan terlihat Hutan Wisata yang sebelumnya merupakan
kebun botani (tumbuh-tumbuhan) yang terletak di lereng pegunungan Bukit
Barisan yang berudara yang sangat sejuk. Jalan-jalan kecil di hutan
hujan ini berguna untuk pemberhentian para turis lokal maupun dari
manca negara. Di sepanjang jalan ini juga dapat ditemukan pondok-pondok
durian yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat sambil makan
durian.
Bandar Baru, merupakan suatu kota kecil lebih kurang 47 km dari
Medan ke arah Brastagi, memiliki udara sejuk dan nyaman yang cocok
untuk liburan akhir pekan; Penatapen/ pemandangan merupakan tempat
lintasan jalan Medan-Brastagi yang dekat dengan perbatasan antara Tanah
Karo dengan Deli Serdang. Di tempat ini sering digunakan sebagai tempat
pemberhentian sejenak bagi orang yang lelah dalam perjalanan sambil
menikmati hangatnya jagung rebus dan jagung bakar. Dari sini kita bisa
memandang ke arah Bandar Baru dan Medan, juga bisa melihat air terjun
Sikulikap serta jalur pendakian ke Gunung Sibayak.
Menyeberang
Danau Toba, anda pastinya akan singgah di Pulau Samosir, sebuah pulau
yang terletak di tengah danau yang menjadi destinasi anda berikutnya.
Meski terbilang kecil, Kabupaten Samosir memiliki daerah-daerah yang
berpotensi di bidang wisata yang berbasis pemandangan alam, wisata
spiritual, wisata pertanian, wisata budaya dan perairan Danau Toba.
Seperti wilayah Tuk-Tuk Siadong, menyajikan lanskap keindahan alam
yang banyak dikunjungi wisatawan daerah maupun manca negara. Soal
akomodasi, daerah ini menyediakan sarana penginapan kelas hotel
berbintang. Tomok, merupakan lokasi pemakaman Raja Sidabutar, pemakaman
ini berumur ratusan tahun. Siallagan merupakan lokasi perkampungan
Batak dengan batu persidangan (pengadilan) dan tempat eksekusi yang
berada tepat di tengah kampung. Simanindo adalah lokasi perkampungan
Batak dengan museum yang berisi peninggalan barang-barang kuno dan
bersejarah.
Di pulau Samosir juga terdapat Air Panas / Aek Hangat (Hot Spring)
yang berada di kawah Gunung Pusuk Buhit. Air yang keluar merupakan air
panas belerang yang diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit
kulit. Tano Ponggol merupakan sebuah daerah yang menghubungkan Pulau
Samosir dan Pulau Sumatera. Pantai Lagundi terdapat di sepanjang pantai
timur Pulau Samosir. Pantai yang berpasir putih ini sangat cocok untuk
camping ground dan wisata remaja. Sebuah menara tampak menjulang
dibanding bangunan sekitarnya. Dari menara yang dinamakan Menara
Pandang Tele yang berlokasi di daerah pegunungan di sisi lain pulau
Samosir ini anda bisa melihat bentuk Pulau Samosir secara keseluruhan.
Sebuah kawasan yang bernama Batu Guru diyakini menjadi slogan orang
Batak yaitu "Dalihan Natolu". So, anda punya banyak pilihan untuk
menentukan destinasi traveling selanjutnya, kan?
Sumber: Perempuan.com
|
|
|