You are here >Home arrow Jalan-Jalan arrow Domestik arrow Menikmati Air Panas Holl Sulamadaha
Sat 13 Mar 2010

Menikmati Air Panas Holl Sulamadaha

Ditulis oleh Ari   
Rabu, 10 Juni 2009
Image
Sulamadaha, sebuah perkampungan di ujung utara pulau Ternate, memang menyimpan banyak potensi tempat wisata. Selain memiliki pantai yang memang menjadi tempat paling favorit di Kota Ternate, Maluku Utara, kawasan tersebut juga memiliki Holl (sebutan warga lokal untuk tanjung dalam bahasa Melayu) yang tak kalah menariknya dengan Pantai Sulamadaha itu sendiri.
Tak jarang banyak pengunjung yang belum mengetahui lokasi ini. Berwisata ke Pantai Sulamadaha tak lengkap jika tak mampir ke sana. Sebuah tanjung kecil di bagian utara Pantai Sulamadaha ternyata memiliki nilai wisata yang luar biasa. Banyak yang ditemukan, selain hanya sekadar refreshing melepaskan penat dengan rutinitas keseharian.

Holl memang tidak seluas Pantai Sulamadaha, namun keberadaanya yang boleh dibilang tersembunyi ini banyak dikunjungi wisatawan.

Apa saja daya tarik dari objek wisata yang terkenal dengan pasir putihnya ini? Selain karena pasirnya yang putih dan merupakan satu-satunya pantai berpasir putih di Ternate, juga karena airnya yang hangat dan tidak asin layaknya air laut. Berendam berjam-jam di sini meski di waktu malam, dijamin tidak akan merasa kedinginan.

Bagi yang sering datang, mereka biasanya akan langsung menggali pasir pantai membentuk bak mandi untuk berendam. Memang hawa air di pasir sedikit lebih hangat dibandingkan yang sudah bercampur dengan air laut.

Hangatnya air di Holl diduga berasal dari aliran kawah Gunung Gamalama. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Gamalama yang terhitung masih aktif memang memungkinkan untuk itu.

Pengunjung juga bisa menikmati indahnya terumbu karang yang masih natural dan agak berbeda karena merupakan batuan vulkanik dari gunung yang ada hubungannya dengan bebatuan di kawasan Batu Angus yang tak jauh dari pantai itu. Beragam jenis ikan hias bisa dinikmati tanpa perlu menyelam karena airnya dangkal hanya sebatas paha orang dewasa.

Saat melintas masuk menuju ke tanjung, dari ketinggian tersaji indahnya pemandangan laut dan Gunung Hiri. Air panas terdapat di sebelah barat atau paling ujung dalam tanjung. Akses untuk menuju ke lokasi ini bisa ditempuh melalui jalur laut dengan motor tempel maupun jalan darat. Untuk menempuh lewat jalur laut, wisatawan harus mengeluarkan uang Rp10 ribu untuk menyewa jasa angkutan motor tempel itu. Namun kebanyakan dari mereka lebih memilih melalui jalan darat karena mudah ditempuh dan banyak alternatif pilihan mulai ojek, angkot, hingga mobil sewaan.

Tapi, meski tidak mengeluarkan ongkos yang besar, namun untuk menuju ke sana wisatawan harus melewati tanjakan bebatuan. Memang ada jalan setapak yang dibangun oleh Pemkot, namun infrastruktur jalan yang dibangun itu tidak mencapai lokasi. Berbeda dengan jalur laut yang hanya beberapa menit, melalui jalur darat sendiri memakan waktu cukup lama.

Di lokasi itu juga tersedia fasilitas yang disewakan warga sekitar kepada wisatawan yang datang. Seperti perahu, kacamata renang, hingga bantal renang yang terbuat dari ban dalam truk. Fasilitas penunjang seperti warung-warung yang menjajakan aneka makanan kampung pun tersedia.

"Secangkir aer guraka (air jahe yang dimasak campur dengan gula aren dan taburan kenari) plus pisang dan goreng, cukup mendatangkan rasa hangat di badan bagi anda yang datang sekadar ingin menikmati panorama alam sekitar," ujar Hasan, salah seorang pengunjung.

Di sini pula, indahnya pulau Halmahera di bagian timur pantai yang membentang tepat di depan dari ujung utara hingga selatan. "Sunrisenya paling indah saat metari muncul di ufuk dari balik gunung Jailolo di Halmahera," ujar pria paruh baya yang datang bersama keluarganya itu.
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Advertisement