Kalau mengaku penggemar iga bakar, sebaiknya cicipi dulu iga yang satu
ini. Iga sapinya besar dan dagingnya juga tebal. Dahsyatnya, dagingnya
empuk, terasa lembut di mulut. Lumuran bumbunya merasuk hingga ke ujung
tulangnya. Makin mantap dimakan dengan lawar kacang. Rasakan gigitan
bumbu racikan Balinya yang menggetarkan lidah!
Sebenarnya waktu di Yogyakarta saya sudah pernah ditawari buat mampir
ke restoran Sapi Bali yang ada di pinggiran Yogya oleh seorang teman.
Karena tak cukup waktu maka sayapun batal mampir. Buat saya nama Sapi
Bali sudah cukup mengundang rasa ingin tahu. Daging sapi tidak lazim
dimakan oleh orang Bali. Selain itu apa mungkin sapi trah Bali ya yang
dibuat iga bakar? Atau bumbunya memakai bumbu khas Bali?
Untuk
menjawab pertanyaan itulah, siang itu saya meluangkan waktu ke jalan
Cibulan, mencari rumah makan Sapi Bali yang sudah kondang juga di
Semarang. Tampilan rumah makan yang ada di tikungan jalan ini memang
sama sederhana. Meja kayu panjang bertaplak plastik merah menyala yang
jadi ciri khasnya. Di bagian luar terdapat panggangan besi panjang
tempat membakar iga sapi yang mengepulkan asap wangi... hmmm!
Menu
yang ditawarkan ditulis dalam lembaran besar. Terdiri dari iga sapi
bakar, ayam betutu, bebek betutu, sop iga, sosis Bali, lawar kacang dan
ayam kecombrang. Keterangan singkat di setiap menu plus foto yang cukup
besar sangat membantu sebelum menentukan pilihan.
Pelayan yang
ramah menjelaskan secara rinci soal jenis bumbu iga bakar. ‘Kalau nggak
suka pedas bisa dibumbu kecap,’ demikian penjelasannya. Wah, karena
sudah kepalang ingin merasakan sentuhan bumbu Bali, jadilah saya
memesan iga sapi bakar berbumbu pedas, ayam kecombrang plus lawar
kacang.
Labih dari 10 menit, iga bakar muncul dalam porsi yang
lumayan besar. Tulang iganya lebih dari 20 cm, menjuntai keluar piring.
Dua tulang iga panjang berjajar dengan balutan daging yang tebal.
Semangkuk kaldu agak butek kecokelatan yang mengepul disajikan bersama
iga ini.
Dengan sentuhan pisau steak yang tak terlalu kuat
ternyata daging iga sudah sobek, mudah sekali diangkat dengan garpu.
Begitu masuk ke dalam mulut, sangat terasa kelembutannya, empuk dan
mudah dikunyah! Aroma bawang puith, jahe, dan kunyit menyeruak di
sela-sela dagingnya. Suapan daging ini makin enak dengan iringan kaldu
yang ternyata pedas menggigit!
Porsi iga bakar yang luarnya agak
kering ini memang besar. Mirip porsi iga Tonny Roma's, resto iga
Amerika. Lapisan dagingnya memang sangat tebal, bahkan saya bersama
temanpun akhirnya tak sanggup menghabiskan daging iga yang super empuk
ini. Konon inilah keunggulan chef Adzan sang peracik yang mantan
Executive Chef sebuah hotel berbintang di Yogyakarta.
Sebaliknya
ayam kecombrang disajikan dalam piring kecil. Suwiran ayam goreng yang
rneyah gurih diaduk dengan irisan bawang merah, kecombrang, cabai rawit
merah, dan kucuran air jeruk limau yang wangi. Meskipun cukup pedas
buat saya irisan kecombrangnya kurang banyak sehingga rasa segar
wanginya tak merata.
Lawar kacang yang tak lain urap kacang
panjang ala Bali juga tampil dalam piring kecil lengkap dengan irisan
jeruk limaunya. Rasa kacangnya renyah, diiringi sapuan rasa gurih
bumbunya yang tak terlalu tajam. Rasanya lawar yang gurih segar ini pas
sebagai jodoh iga bakar yang garang rasanya.
Pedas cabai rawit
merah yang kuat menggigit lidah, membuat butiran keringat mulai
berlelehan. Apalagi ruangannya tidak ber-AC, sehingga rasa panaspun
makin menggila. Untung saja saya memesan segelas Duluman. Es cincau
hijau dengan kuah santan ini bukan hanya legit dingin tetapi juga unik.
Santan dari kelapa bakar yang dipakai sebagai kuahnya meninggalkan
jejak gosong harum yang sangat enak. Perlahan-lahan rasa pedaspun
mereda dan perutpun terasa benar-benar kenyang!
Kepuasan
menyantap iga bakar itu ternyata berharga tak terlalu mahal. Seporsi
besar iga bakar (cukup untuk berdua) Rp 30.000,00, ayam kecombrang Rp
15.000,00, lawar kacang Rp 8.000,00 dan daluman Rp 7.000,00. Hmm...
kalau ingin mencicipi iga bakar versi Bali, mampir saja ke sini.
Dijamin kenyang!
Mau tahu info lainnya soal Bali, cek dibawah ini ya: