You are here >Home arrow Jalan-Jalan arrow Mancanegara arrow Melancong ke Kuala Lumpur
Fri 03 Sep 2010

Melancong ke Kuala Lumpur

Ditulis oleh Jalanasik   
Kamis, 03 Juli 2008
kuala lumpurSeperti halnya berlibur ke Singapura, Kuala Lumpur telah menjadi salah satu tujuan wisata bagi sebagian orang Indonesia. Dengan ongkos yang hanya berbeda sedikit dengan ongkos Jakarta-Denpasar (Bali), Kuala Lumpur menjadi alternatif yang menarik. Karena ‘judul’nya adalah liburan ke luar negeri! Gengsinya jelas beda.

Tulisan saya kali ini akan membahas cara menuju Kuala Lumpur, lewat Singapura. Rute ini adalah rute yang sangat menarik, karena ibarat pepatah, sekali merengkuh dayung dua-tiga pulau terlampaui. Tulisan ini sekaligus merupakan sambungan dari tulisan saya tentang cara menuju Singapura dengan biaya lebih murah melalui Batam, yang bisa di baca di sini.

Rute yang bisa ditempuh untuk paket hemat ini adalah berangkat dari Jakarta menuju Batam, lalu ke Singapura dan melanjutkan ke Kuala Lumpur. Kembali ke Jakarta langsung dari Kuala Lumpur. Atau kalau mau dilanjutkan lagi, ada banyak alternatif, misalnya ke daerah Genting (pegunungan seperti di Puncak, dengan berbagai fasilitas hiburan, termasuk judi), atau ke Pulau Penang. Genting dan Penang masih dalam wilayah kedaulatan Malaysia. Kalau mau terus lagi bisa juga ke wilayah selatan Thailand (Phuket dan sekitarnya), terus ke atas bisa sampai Bangkok.

Pada umumnya pelancong yang sedang di Singapura dan ingin melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur akan mengambil alternatif perjalanan darat dengan bus. Selama ini rute baku yang diketahui adalah direct dari Singapura ke Kuala Lumpur. Naik bus dari terminal Golden Miles di Singapura, yang akan membawanya ke terminal Puduraya di Kuala Lumpur. Bus ini bertarif sekitar SGD 26/orang. Pilihan ini bukan yang terbaik. Karena dengan sedikit trik, anda bisa mendapatkan 1/2 harga, dengan naik bus yang sama!

Bagaimana caranya? Bus-bus yang berangkat dari Golden Miles (Singapore) ini akan mampir terlebih dahulu di terminal bus Larkin, di Johor Baru (Malaysia). Nah, cobalah naik bus tujuan Kuala Lumpur dari terminal ini. Tarifnya hanya MYR 24 (sekitar SGD 11 saja!). Untuk bisa tiba di terminal Larkin ini, ada banyak bus yang bisa dinaiki dari Singapura. Setidaknya yang saya tahu ada di dekat stasiun MRT Bugis, Lavender dan Kranji. Tarif bus dari Singapura menuju Johor Baru ini sekitar SGD 2.50/orang, dengan waktu tempuh sekitar 30-40 menit. Setiap saat ada bus yang berangkat. Mungkin sekitar 10-15 menit sekali di setiap tempatnya. Jadi, ngga usah khawatir.

Di perbatasan negara antara Singapore dan Malaysia kita mesti melewati checkpoint imigrasi ke-dua negara. Di sini, kita harus turun dari bus dan berjalan kaki ke loket imigrasi. Jangan lupa untuk membawa semua barang bawaan tanpa terkecuali. Karena waktu keluar dari sini kemungkinan besar bus yang akan kita pakai untuk melanjutkan perjalanan adalah bus yang berbeda. Tinggal naik saja. Yang penting perusahaan operator bus-nya sama. Ada beberapa yang saya ingat, misalnya SBS, Causeway, dsb. Jangan sampai tiket hilang, karena itu artinya harus bayar lagi. Bus berjalan sebentar, mungkin hanya sekitar 1-2 menit, sudah berhenti lagi dan lagi-lagi kita harus turun. Kalau tadi adalah imigrasi Singapura, kali ini imigrasi Malaysia. Hal serupa mesti dilakukan kembali, bawa semua barang.

Setibanya di terminal Larkin (Johor Baru, Malaysia), mungkin anda akan dihampiri oleh 1-2 orang calo. Ngga usah diladeni. Ngga perlu khawatir juga, terminal di sana cukup aman koq, jangan bayangkan anda seperti orang kampung yang baru tiba di terminal Kampung Rambutan atau Pulogadung di Jakarta, yang bisa “dimakan” orang. Bahkan di tengah malam sekali pun. Cobalah berjalan berkeliling beberapa loket agen bus yang ada di depan mata. Coba lihat tulisan jam keberangkatan bus tujuan Kuala Lumpur. Cari saja yang paling dekat jam keberangkatannya. Ada baiknya juga sebelum memutuskan hendak naik bus yang mana, cobalah memandang ke bus-bus yang parkir, bus milik operator mana yang menarik minat anda. Saya menghindari penyebutan nama perusahaan bus favorit saya di sini, karena alasan netralitas. Tapi mestinya mata anda pun tak akan berbohong pada diri sendiri. Bus mana yang bagus, setidaknya dari tampilan fisik. Pada poin ini pun tidak perlu khawatir, setiap saat ada bus yang akan berangkat ke Kuala Lumpur.

Waktu tempuh antara terminal Larkin (Johor Baru) dan Puduraya (Kuala Lumpur) sekitar 4-5 jam. Perjalanan pada malam hari akan lebih cepat, karena jalanan kosong. Jika ternyata masih ada waktu menunggu, di terminal ini juga banyak kedai tempat makan yang bisa dipakai sebagai tempat duduk-duduk membuang waktu sambil menikmati makanan atau kopi. Karena saya adalah pecandu kopi tubruk, catatan untuk sesama penggemar kopi tubruk di sini adalah, bilang: “saye nak kopi o”. Jangan cuma kopi. Nanti yang diberikan adalah kopi 3in1.

Selama perjalanan di bus tidak banyak yang menarik. Tapi lumayanlah buat ganti suasana pemandangan. Satu hal yang menarik, di Singapore atau Malaysia supir bus itu digaji. Bukan kejar setoran seperti di Indonesia. Jadi ngga akan kebut-kebutan. Malah pernah saya menggerutu sendiri, karena menganggap si supir terlalu lamban menjalankan busnya seperti keong.

Terminal tujuan di Kuala Lumpur adalah terminal Puduraya. Lokasinya tidak jauh dari daerah pecinan di Petaling street. Hanya sekitar 5 menit dengan berjalan kaki. Terminal ini pula-lah yang menjadi titik sentral bus-bus antar kota di Malaysia atau bahkan antar negara (Malaysia-Singapore atau Malaysia-Thailand). Jadi, jika nanti selanjutnya berminat melanjutkan perjalanan darat ke kota-kota lain –termasuk ke beberapa kota di Thailand atau kembali lagi ke Singapura– anda mesti kembali lagi ke terminal ini.

Sama seperti terminal-terminal antar kota di Indonesia, di sekitar terminal ini pun banyak tersedia penginapan. Mulai dari yang kelas losmen/hostel sampai hotel yang bagus. Jika anda tiba di sini dini hari, mungkin sebaiknya beristirahat dulu di penginapan yang murah. Lumayan menghemat, karena seperti di Indonesia, jika anda check-in sebelum jam 6 pagi itu dihitung menginap 1 malam. Check-in jam 7 pagi tidak ada bedanya dengan anda check-in jam 7 malam. Setelah hari terang baru mencari hotel yang bagus. Ini jika anda ingin tinggal di hotel yang lebih bagus.

Alternatif arah perjalanan anda untuk mencari penginapan ada 2 (dua). Berjalan ke arah bawah menuju Petaling street (pada arah yang sama jika diteruskan berjalan 4-5 menit dari Petaling street anda akan menemukan lokasi wajib lainnya yaitu Pasar Seni). Pada arah ini, tepatnya di seputaran Petaling street dan jalan-jalan di sekitarnya, ada beberapa hotel dan juga hostel (backpacker). Penginapan backpacker di sini bertarif sekitar MYR 30-40 per ranjang. Sedangkan untuk hotel berkelas bintang 1-2 tarifnya sekitar MYR 80-150 per kamar. Alternatif yang ke-dua adalah dari terminal Puduraya berjalan ke arah atas, ke arah Bukit Bintang. Ini juga adalah daerah wajib dikunjungi. Ada beberapa shopping center yang menarik, termasuk untuk belanja barang-barang elektronik (yang ini cari saja di Plaza Low Yat). Di seputaran Bukit Bintang ini ada banyak sekali penginapan. Lagi-lagi dari yang kelas hostel sampai hotel. Salah satu favorit tempat saya menginap ada di sini. Tapi tarifnya bukan tarif backpacker, tapi buat saya price per performance-nya lumayan.

Setelah urusan penginapan beres, tinggal masalah jalan-jalan. Ada banyak lokasi yang bisa dikunjungi. Selain Petaling street dan Pasar Seni yang tadi sudah disebutkan, tentu saja jangan lupa untuk meng-explore seluk beluk daerah Bukit Bintang ini. Seperti hal-nya daerah Geylang yang saya sebut pada tulisan terdahulu, Bukit Bintang adalah juga kawasan red-light. Tapi yang lebih banyak berkeliaran di sini adalah makelarnya. Pernah ada yang dengan terang-terangan menawarkannya ke saya dengan mengatakan: “awak nak ape… melayu ker? cine ker? atau nak keling juge ade!”

Seperti halnya orang ndeso jalan-jalan ke Jakarta yang tidak akan melewatkan wisata ke Monas, para turis yang melancong ke Kuala Lumpur pun wajib datang dan berfoto di menara kembar Kuala Lumpur City Center (KLCC), yang merupakan salah satu dari gedung tertinggi di dunia. Dari Bukit Bintang bisa saja jalan kaki ke mari. Tapi sebaiknya naik taksi. Kurang lebih ongkosnya MYR 10, pakai argo. Tapi harap diingat, pada jam-jam tertentu (jam macet, jam pulang kantor) banyak supir taksi yang ogah pakai argo untuk jarak dekat atau yang melewati daerah macet. Ada juga perusahaan taksi yang mengenakan tambahan biaya beberapa puluh sen untuk tambahan per penumpang (jika penumpang dalam taksi ada 2,3 atau 4 orang).

Jika anda berminat untuk naik ke atas menara, pihak manajemen KLCC mengijinkannya.. dan gratis! Tapi untuk ini anda mesti mengantri tiket terlebih dahulu. Sangat disarankan mengambil tiket sepagi mungkin. Lokasi tiket ada di basement salah satu menara dari twin tower ini. Cari atau tanyakan saja pada satpam. Di dekat loket tiket ini juga ada toko yang khusus menjual memorabilia tentang KLCC. Setelah mendapatkan tiket, anda akan mengetahui kira-kira jam berapa anda boleh naik. Perlu diingat juga, kalau hari Senin tidak ada turis yang boleh naik, karena itu waktu perawatannya. Anda akan mendapatkan kesempatan sekitar 10 menit berada di atas jembatan yang menghubungkan Tower 1 dan Tower 2, yang berada di ketinggian sekitar lantai 41-42.

Selain KLCC Twin Towers –yang juga disebut menara Petronas–, Malaysia juga memiliki Menara Kuala Lumpur (KL Tower), yang juga merupakan salah satu menara tertinggi di dunia. KL Tower ini mirip seperti Menara TVRI di Senayan Jakarta. Tapi lebih besar. Menara ini berlokasi di Bukit Nanas. Bisa naik monorail untuk mencapai lokasi ini. Sebagai orang Indonesia, kita boleh ikut berbangga, karena arsitek bangunan kebanggaan orang Malaysia ini adalah insinyur Indonesia. Anda boleh berlama-lama di atas menara ini, karena untuk menaikinya mesti bayar, MYR 20. Tapi dari atas sini kita bisa melihat sekeliling Kuala Lumpur dan meneropong berbagai tempat dengan teropong koin. Posisi anda pun jauh di atas posisi jembatan penghubung Twin Towers.

Tempat lain yang menarik untuk membuat foto kenangan adalah Dataran Merdeka (Merdeka Square). Di sini ada gedung menarik, Sultan Samad Building, yang juga menjadi icon Kuala Lumpur. Masih ada beberapa tempat menarik lainnya. Tidak usah khawatir, di berbagai tempat (misal di dalam mal di KLCC) anda akan dengan mudah mendapatkan berbagai brosur tujuan wisata di sekitar KL dan/atau kota lain di Malaysia.

Terakhir, untuk kembali ke Jakarta, anda bisa menuju stasiun KL Sentral dengan menaiki LRT. Dari sini, perjalanan dilanjutkan kembali menuju bandara. Uppss, bergantung pesawat apa yang anda naiki. Jika naik AirAsia, anda mesti menuju LCC (Low Cost Carrier) Terminal. Tapi jika naik pesawat selain AirAsia, anda harus menuju KLIA (Kuala Lumpur International Airport). Jika tujuan anda adalah LCC (naik AirAsia), anda mesti berjalan ke luar area stasiun LRT, cari petunjuk ke arah bus menuju LCC Terminal (turun ke bawah). Anda akan menemukan bus yang akan membawa anda ke LCC. Tarifnya hanya MYR 9. Tapi jika tujuannya adalah KLIA, mesti naik kereta KLIA Express. Kalau yang ini, anda ngga perlu ke luar area stasiun LRT. Cari di mana loket tempat membeli tiket KLIA Express. Keretanya bagus dan bersih. Hanya perlu waktu 30 menit untuk bisa tiba di KLIA. Tapi harganya juga bagus. MYR 35. hehe. Kalau bepergian dengan partner, 3 atau 4 orang, mending naik taksi ke KLIA (dari Kuala Lumpur sekitar MYR 80).

updated: Untuk tempat tinggal di KL dengan tarif ekonomis bisa coba sewa apartemen-nya Riyani (orang Indonesia yang tinggal di KL). Apartemennya disewakan untuk umum (ada beberapa kamar). Ukuran kamar terkecil 3×4m, ber-AC tentunya. Harga mulai dari MYR 80/malam. Lokasi di KL Plaza Suite, Jalan Bukit Bintang, bersebelahan dengan JW Marriott Hotel dan satu gedung dengan Planet Hollywood. Bisa hubungi Riyani via handphone di nomor +60164401978, atau email/YM: E-mail ini dilindungi dari spam bots, kamu perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya

 

Sumber: http://www.zikri.com/2007/05/11/melancong-jalan-jalan-murah-hemat-ke-kuala-lumpur/ 

 

 

Comments
Search RSS
ucil   |2008-07-05 20:58:24
avatar aku coba hubungin hpnya kok ngga bisa ya? aku mungkin agustus ini mau kesana,
kalau bener murah mau donk
Leonard   |2008-08-04 17:13:15
cil berangkat bareng aku yok.. tgl 18 agustus 2008
etha   |2008-10-24 07:03:31
dear all, klo ada yang berminat saya menyewakan kamar di condo saya, lokasinya
lumayan dekat di daerah ampang kebetulan ada dua kamar di condo saya yg kosong
jadi saya khusus sewa in untuk turis dari indo saja, berhubung saya org indo.
fasilitas d condo saya ada kolam renang, salon, mini market n resto lumayan
mudah transportasinya karena berada d jalan utama ampang(10 mnt ke KLCC), satu
kamar aircond satu fan harganya sangat terjangkau, saya utamain utk mereka yg
berlibur bareng keluarga or teman2 krn sewa dua kamar sekaligus, di condo saya
juga ada WIFI jadi utk yg mau browsing silakan saja but use your own
notebook…saya juga bisa kasih tour advise or even tour guide while visiting
KL..
tks..
Etha Ph Num: +60162564902
email/messanger : metha_my@yahoo.com
rizki   |2009-03-20 11:51:51
mba etha,

aku dari ind ke KL naik air asia, kalo mau nginep d t4 ba etha,
turun dari pesawat naik apa ke arah mana ya mba"
n /mlm nya brp ya
mba...

tq bf
Desy   |2009-07-15 09:31:49
Hi, mba etha saya desy. saya dan teman2 (sekitar 6 org) ingin berlibur weekend
di KL. kalo saya boleh tau berapa yah sewa kamarnya n cukup tidak buat 6
org.
oh iya mba etha, saya mo minta advise nih. saya dapat tawaran tourguide
utk tgl 17 juli 2009 seharga RM50/org (3,5 jam) dgn tour visit :
KLCCTT,
Ambasador row-jln ampang, malay villa, batu caves, malaysian pewter factory,
handicraft center, gem stone. menurut mba etha worthed ga sih? tks a lot yah
mikoda   |2008-10-24 11:07:24
avatar Wahh mantab nih etha, nanti guw sebarin ketemen2 gw ya...keren nih :)
etha   |2008-10-24 21:56:04
@dakomi thanks buat komentarnya..pokoknya aku pasti bantu deh buat rekan2
yang akan melancong ke KL, aku kasih tips hemat menjelajahi KL, jujur aja
sebenarnya cukup hemat berwisata di KL tanpa perlu ikutan tour n travel asal ada
orang lokal di KL yang bisa kasih petunjuk...
sesama orang indo aku pasti
bantu, buat rekan2 yang perlu info selama di KL or akan ke KL bisa sms or
contact saya..tanpa harus stay d condo saya..
yimmy  - informasi transportasi   |2009-01-31 15:25:26
dear all,
ada yang tahu cara naik bus dari airport KL ke puduraya gak???
kira2
bus nomor berapa ya????
soalnya jaman skrg naik pesawat lebih murah drpd kapal
laut.
maklum suka jalan2 but not spend so much money.
kalau ada yang tahu tolong
kasih tahu ya.
thanks all.
etha  - @yimmy     |2009-02-09 23:32:37
@yimmy klo dari LCCT airport ke pudu raya ada bus namanya star shuttle warna
nya kuning klo ga salah bayarnya rm 12 per org tpi memang bus ini aga jarang ya
d banding Sky bus nya air asia rm 9 per org dan aerobus rm 9 per org jurusan
LCCT ke KL sentral, bisa tnya di informasinya LCCT utk letak bus nya.
yimmy  - Thanks ya   |2009-02-10 18:22:13
Thanks banget ya etha atas informasinya. ;) ;) ;) :) :) :) :) :) :)
Fred   |2008-10-25 22:46:27
Saya setuju soal calo di Larkin - buat yg pertama kali lihat memang
penampilannya para calo ini serem banget , krn kebanyakan orang Tamil atau Malay
. Tapi kalau sudah biasa ternyata aman saja , saya pernah naik bus yg jam 12
malam , enggak ada yg usil . Malah kalau di Puduraya lebih aman lagi
joko   |2009-02-01 14:08:08
wah bener tuh, dari Kl airport ke Puduraya gmana ya? berapa karcisnya?
oppie   |2009-02-09 18:29:30
@etha: bole tau sewa condo permlm nya brp? aq brncn plesiran k KL (backpack)
sm tmn ber2 skitar bln maret. info pls.. thx
etha  - http://ethakl.multiply.com/     |2009-02-10 11:19:39
buat oppie kita udah info2an yah lewat email, klo teman ada yg perlu info lebih
lanjut bisa ke: http://ethakl.multiply.com/
semoga aku bisa bantu buat yg mau
jalan2 ke kuala lumpur
Pandu   |2009-02-10 12:14:03
Thank you ya Etha,
Desy Amalia  - mau ke KL cm 8 jam aja   |2009-02-14 15:27:10
rencananya aku mau ke Kuala Lumpur tgl 30 januari 2010, emang maasih lama bgt
sih.
aku di KL tidak nginep, cm beberapa jam aja. aku berangkat dr jakarta jam 6
n nyampe di KL jam 9.trs jam 20, aku harus uda di bandara KL lg. kira2 dalam
waktu yg singkat itu, enaknya ke mana aja ya ??.kalo dr bandala KL naik apa ya
ke twin tower petronas dan tempat2 lainnya.makasih ya atas informasinya semua
tentang Kl.
etha   |2009-02-15 22:01:52
Hai Dessy, klo untuk hemat waktunya, dari KLIA kamu naik KLIA Express sampe KL
sentral Rm 35/org dari KL sentral Kmu naik kereta LRT putra ke arah KLCC(twin
Tower Petronas)rm 1,6/org ini stationnya persis ada di bawahnya twin tower,
dsini kamu bisa fto2 di taman KLCC and naik ke Skybrigde nya (gratis), dari
KLCC kmu bisa langsung ke Bukit Bintang Bisa naik bus B 103 naiknya dari jalan
ampang, bisa tnya ke Information center,dari bukit bintang naik monorail kembali
lagi ke KL sentral and dari KL sentral ke KLIA naik KLIA express.yg pasti kmu
dari bukit bntang jam 5 sore dah harus jalan biar aman, nanti klo kecepetan
sampe bisa JJ juga d dlm airportnya kan.. semoga membantu yaa, klo kmu naik air
asia kmu dari LCCT naik skybus ke KL sentral nanti baliknya juga sama dari KL
sentral naik Sky bus ke LCCT, klo naik skybus turun di KLsentral trus naik lift
ke Lt1 utk naik Kereta LRT putra nya.
tugimin  - Jl. Alor ke KLCC     |2009-03-03 13:48:30
Sy berempat dg istri n' anak rencana mau ke KL tgl 11-13 apr '09
Mau nanya
nih...
kalo dr Jl. Alor ke KLCC enaknya naik apa ya...??? apa naik bus B103 dr
Bukit Bintang atau pake TAxi aja???
Makasih atas info nya mbak Etha..
Anonymous   |2009-03-05 09:34:06
Mas Tugimin, mungkin bisa langsung email aja ke mba Etha:

email/messanger :
metha_my@yahoo.com
linahwang   |2009-03-10 19:52:48
Hi Etha, kalo mo berobat di malaysia, bagus mana sih di Rs.Mahkota or pantai
Klang? Trus ko mo nginap di condo Etha berapa per malam? Kami hanya berdua.
Suami istri.

Trus kira2 dari KL ke Malaka itu jauh nggak? Naik apa aja?
perjalanan berapa lama?
Mohon infonya dan thank's sebelumnya.
nita   |2009-03-31 08:07:50
etha, mau nanya kalau yang apartemennya riyani masih disewa ga???
soalnya aku ma
keluarga mau ke KL bulan mei ini,,,kalo ada apa harga nya masih MYR 80???
Kalo
etha berapa harga sewa per kamarnya???
thakz before
Oppi  - Lake Garden   |2009-04-15 19:32:23
Hi, saya rencana ke KL tgl 19-23 April 2009. Klo sama anak2 enaknya pergi ke
mana aja ya? Klo ke Lake Garden bagus gg?

Thanks
aagimin  - ke Genting Highlang   |2009-04-23 08:39:48
buat Oppi...
mungkin bisa berkunjung ke Genting highland, disana ada theme park
utk bermain anak2....
yanti  - singapore-malaysia   |2009-05-27 10:04:17
Hello, rencananya saya dan teman2 mau ke singapore tgl 19 Juni 2009 ini dan
lanjut ke malaysia, bisa kasih tau hotel murah di singapore dan malaysia ngak?
santi   |2009-06-03 16:25:57
Untuk KL, coba check di www.tunehotels.com. Untuk di downtown KL, hotel ini
terletak di Jl. Tun Abdu Rahman (berseberangan dengan Maju Junction)
Eva  - JKT-SG-KL-SG   |2009-06-01 16:42:36
Etha, menarik sekali info Anda. Tapi bisa bantukah rute terbaik dari SG ke KL?
Begitu pula sebaliknya, soalnya Tiket saya PP Sing-Jkt.

Trims...
Bagus  - mau sewa apartemen   |2009-06-02 11:32:26
maaf, mbak saya mau tanya kalo sewanya brp?
dr airport naik apa biar cepet?
saya
udah book tiket pswt tgl 27-28 juni nanti.
rencana cuma 1 mlm saja.
hendro  - piknik 2 keluarga   |2009-06-13 23:36:18
Mbak saya rencana ke KL tgl 14 juli sdh book AA, bisa info utk sewa kamarnya.
Kami berenam butuh 2 kamar.Dari Bandara sdh book Skybus juga trus kalau mau
kesitu gimana? Thx infonya.
linda   |2009-07-10 11:56:46
mohon infonya, kalau di malaka, penginapan apa yg dekat dgn RS Pantai Anyer
Keroh. berapa harga/mlm
hans  - butuh apartm     |2009-07-10 21:28:41
sy rencana tgl 28 juli ke KL. apartm nya masih disewakan ngk? sy sendiri aja
clint  - help - KLIA ke jalan tiara, bukit raja   |2010-01-12 19:14:33
bantuin y, rncana mo pergi k malay (baru prtama kali)
jika dari KLIA ke jalan
tiara, bukit raja, klang.. naik apa saja ? karena saya tidak tau sama skali
malaysia.. namanya juga baru pertama hihi
tolong jelasin agak detail please
thnx
before
bisa diemail ke angel_fin3@yahoo.com
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >