You are here >Home arrow Kuliner arrow Kuliner-Mancanegara arrow Asal-usul Shabu
Fri 03 Sep 2010

Asal-usul Shabu

Ditulis oleh andri kurniawan   
Selasa, 30 Juni 2009
Image
DI BEIJING, China, dan bagian timur laut Tiongkok dikenal masakan bernama shuan yang rou. Makanan ini berupa irisan tipis daging domba yang dimasak di panci berisi air mendidih dan biasa dinikmati pada musim dingin. Masakan ini
kemudian dibawa masuk ke Jepang oleh orang Jepang yang pernah tinggal di Manchuria. Pemilik rumah makan Junidanya yang menjual ochazuke dan mizutaki di Kyoto mendengar tentang kebiasaan makan di Tiongkok dari orang yang pernah tinggal di sana.

Pemilik rumah makan, lalu mendapat ide untuk meletakkan irisan tipis daging sapi di atas nasi dan dimakan secara ochazuke dengan cara menyiramkan teh hijau panas di atasnya. Pada 1952, Restoran Suehiro di Osaka mulai menghidangkan masakan dari irisan tipis yang diberi nama shabu dan berhasil mendapatkan merek dagang untuk masakan ini tahun 1955.

Pada zaman dulu, shabu dimasak di atas kompor arang sehingga di tengah-tengah panci shabu sengaja dibuat lubang seperti cerobong untuk memasukkan arang. Di Tiongkok, panci semacam ini disebut huo guo zi.

Menurut Supervisor Shabu Shabu House EX Plaza Yulianto Kurniawan, shabu berasal dari Osaka yang kemudian diekspansi ke seluruh dunia. Sebenarnya inti dari shabu adalah masakan rebusan yang cara memasaknya digoyang. Jadi, orang Jepang memasaknya sambil meneriakkan shabu. Karena digoyang berulangulang, jadilah masakan ini bernama shabu shabu.
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >